Presiden China Xi Jinping Dikudeta? Begini Faktanya
Sebagian besar pakar China telah menyoroti bahwa tidak ada tanda-tanda kudeta di luar komentar di media sosial.
Para pakar justru mencatat bahwa Xi Jinping kemungkinan besar tengah dikarantina setelah kembali dari KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO), sehingga tidak terlihat di depan umum selama beberapa waktu.
Menyangkal pembatalan penerbangan, para pakar justru membocorkan data penerbangan yang tidak mengalami gangguan sama sekali. Lebih lanjut, pemerintahan di China masih bekerja dan berfungsi secara normal.
Jurnalis Zakka Jacob turut menyoroti hal tersebut dan mengatakan bahwa Xi Jinping memiliki kekuasaan institusional yang kuat atas China yang membuat kudeta tidak mungkin terjadi.
"Banyak desas-desus pagi ini tentang kudeta militer di China. Sejauh ini tidak ada yang kredibel. Kudeta militer tidak mungkin terjadi di China karena Tentara Pembebasan Rakyat berada di bawah Komisi Militer Pusat. Xi, sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis mengepalai CMC. Tentara adalah milik partai, bukan pemerintah," kata Jacob dalam Twitter.
South China Morning Post yang berbasis di Hong Kong juga sama sekali tidak melaporkan tentang kudeta atau pergolakan politik di China.
Editor: Komaruddin Bagja