Prancis Ingin Terlibat Bangun Perdamaian Armenia-Azerbaijan di Wilayah Nagorno-Karabakh
Damai setelah tiga kali gencatan senjata gagal
Prancis serta dua negara lainnya, Amerika Serikat dan Rusia tergabung dalam kelompok Minsk yang memantau sengketa Nagorno-Karabakh. AS dan Prancis dikabarkan akan segera mengirim diplomat ke Moskow untuk membahas konflik di wilayah sengketa.
Turki yang membantu Azerbaijan sepanjang pertempuran terbaru dengan Armenia telah menandatangani sebuah protokol dengan Rusia, salah satunya perjanjian mendirikan gedung pemantau perjanjian damai.
Sebelum tercapainya kesepakatan damai terbaru, Armenia dan Azerbaijan sudah tiga kali menggagalkan gencatan senjata yang diinisiai Rusia, Prancis dan AS.
Perang Armenia-Azerbaijan telah tewaskan puluhan ribu orang
Armenia dan Azerbaijan telah berperang di wilayah konflik Nagorno-Karabakh sejak tahun 1990-an yang telah menewaskan lebih dari 30.000 orang.
Pertempuran terbaru yang berlangsung sejak 27 September telah menewaskan lebih dari 1.000 orang serta memaksa ratusan ribu orang mengungsi mencari perlindungan.
Nagorno-Karabakh yang terletak di Kaukasus diakui secara internasional sebagai wilayah Azerbaijan namun pemerintahannya dikendalikan oleh separatis Armenia.
Editor: Arif Budiwinarto