Prajurit TNI 3 Kali Kali Diserang di Lebanon, Kemlu RI: Tak Bisa Diterima!
Indonesia menekankan kembali bahwa keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB tidak dapat ditawar. Setiap tindakan yang membahayakan personel merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.
Tiga prajurit TNI gugur dan delapan lainnya luka dalam tiga kali serangan yakni pada 29 dan 30 Maret serta 3 April. Dalam insiden pertama, seorang prajurit TNI gugur setelah terkena tembakan artileri yang berdasarkan pengamatan media berasal dari tank Israel. Insiden itu juga melukai tiga prajurit TNI lainnya.
Kemudian pada 30 Maret, dua prajurit TNI lainnya gugur setelah kendaraan yang mereka gunakan terkena ranjau pinggir jalan di dekat Bani Hayyan. Kejadian itu juga melukai dua personel lainnya.
Terakhir tiga prajurit TNI luka akibat serangan bom dari pihak yang belum diketahui.
Editor: Anton Suhartono