Politisi Partai Republik Berupaya Batalkan Kemenangan Mamdani, Wali Kota Muslim Pertama New York
"Jika Mamdani berbohong dalam dokumen naturalisasinya, dia tidak berhak menjadi warga AS, dan dia jelas tidak berhak mencalonkan diri sebagai wali kota New York," ujar anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR AS) dari Partai Republik, Andy Ogles, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (10/11/2025).
Dia melanjutkan kota besar di AS dipimpin oleh seorang komunis yang secara terbuka menganut ideologi teroris.
"Sistem naturalisasi Amerika butuh pengungkapan keberpihakan apa pun terhadap komunisme atau aktivitas teroris. Saya ragu dia mengungkapkannya. Jika ini terkonfirmasi, pastikan dia ikut dalam penerbangan pertama pulang ke Uganda," tuturnya.
Politisi Republik lainnya, Randy Fine, bahkan salah meyebut masa tinggal Mamdani di AS. Dia pada 27 Oktober lalu menyebut Mamdani baru pindah ke AS 8 tahun lalu.
"Lihat, jelas dari banyak hal yang saya baca bahwa dia tidak memenuhi syarat untuk mendapat kewarganegaraan (AS),” ujarnya.