Politisi Kashmir Anti-India Meninggal akibat Kanker, Begini Kisah Mirisnya
NEW DELHI, iNews.id - Seorang politisi anti-India di Kashmir meninggal dalam tahanan pemerintah. Dia didiagnosis menderita kanker ginjal pada September lalu.
Altaf Ahmad Shah meninggal di usia 66 tahun di All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), New Delhi pada Selasa (11/10/2022) pagi.
“Abu (ayah) mengembuskan napas terakhirnya di AIIMS, New Delhi. Sebagai seorang tahanan," cuit putrinya, Ruwa Shah di Twitter.
Dilansir dari Indianexpresss, Shah telah ditangkap pemerintah India sejak 2018 bersama sejumlah politisi lain. Mereka ditahan atas tuduhan pendanaan teror dan dikurung di penjara Tihar, New Delhi.
India Uji Sampel Sirup Obat Batuk yang Sebabkan 66 Anak Meninggal Gagal Ginjal
Penangkapan Shah dilakukan lantaran dia dikenal getol menentang kekuasaan India atas wilayah yang disengketakan selama beberapa dekade.
Sebelum meninggal, keluarga telah berkali-kali mengajukan permohonan kepada pejabat senior pemerintah, termasuk surat kepada Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah agar Shah dipindahkan ke AIIMS di New Delhi untuk perawatan.
Obat Batuk Cair Tewaskan Puluhan Anak di Gambia, India Tunggu Bukti dari WHO
Menurut putrinya, Shah didiagnosis menderita kanker ginjal yang menyebar ke bagian lain tubuhnya. Dia pun dipindahkan ke rumah sakit Ram Manohar Lohia (RML) Delhi yang tidak memiliki departemen onkologi.
Pengadilan Tinggi Delhi memerintahkan agar Shah dipindahkan ke AIIMS di Delhi pada 1 Oktober. Tapi kenyataannya, dia dipindahkan ke rumah sakit hanya beberapa hari yang lalu.
Duh! Puluhan Anak Meninggal, Diduga Keracunan Obat Sirup Batuk Buatan India
Pengadilan juga telah memerintahkan agar putra atau putri Shah diizinkan bertemu dengannya selama satu jam setiap hari.
"Dokter-dokter di RML menolak untuk berbicara dengan kami. Polisi tidak membiarkan kita melihatnya. Dia membutuhkan perawatan secepatnya,” tweet Ruwa seminggu yang lalu.
29 Pendaki Disapu Longsor Salju di Pegunungan Himalaya India, 2 Tewas 19 Hilang
“Paru-parunya tidak berfungsi. Oksigen telah turun. Mereka tidak mengizinkan kami melihatnya sebelum mereka memakaikan ventilator,” cuitnya lagi.
Shah meninggalkan seorang istri, seorang putra dan dua putri. Putra Shah, Anees ul Islam, telah kehilangan pekerjaan di pemerintahan pada Oktober 2021. Dia dianggap menjadi ancaman terhadap keamanan negara.
Sayangnya, pejabat penjara Tihar tidak segera mengomentari kematian Shah.
Editor: Umaya Khusniah