Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Montreal Kena Prank Penyanderaan di Kantor Pembuat Video Game

Minggu, 15 November 2020 - 10:02:00 WIB
Polisi Montreal Kena Prank Penyanderaan di Kantor Pembuat Video Game
Polisi kena prank aksi penyanderaan di kantor perusahaan pembuat video game kenamaan dunia, Ubisoft, di Kanada. (foto: Russia Today)
Advertisement . Scroll to see content

Ubisoft Montreal biasanya mempekerjakan hampir 4.000 orang, tetapi kebanyakan dari mereka saat ini bekerja dari rumah karena pandemi Covid-19.

Perusahaan ini didirikan pada 1997 sebagai anak perusahaan raksasa video game Prancis di Kanada. Ubisoft Montreal berada di belakang judul populer seperti Prince of Persia: The Sands of Time, seri Assassin’s Creed, Far Cry, dan Watch Dogs.

Ubisoft telah menghadapi serangan balik online minggu lalu atas "bahasa yang tidak bisa dimengerti" di Assassin's Creed: Valhalla.

Beberapa jurnalis game berspekulasi bahwa panggilan darurat 911 palsu mungkin adalah kasus "swatting"--praktik yang terkenal kejam dan mematikan oleh para pemain video yang ingin membalas dendam, yang menyebabkan penembakan polisi yang fatal di masa lalu.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut