PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
“Kita terus memantau situasi ini karena sejauh ini kita masih bisa bertahan selama satu atau dua bulan,” ujarnya.
Anwar juga meminta pegawai negeri sipil (PNS), pekerja sektor swasta, hingga pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi dampak ekonomi dari konflik tersebut.
Saat ini sekitar 200 kapal dilaporkan terjebak di Selat Hormuz akibat meningkatnya ketegangan militer. Kondisi itu berpotensi mengganggu arus perdagangan global dan memperlambat distribusi energi.
Penutupan jalur strategis tersebut juga memaksa kapal-kapal mencari rute alternatif yang lebih jauh. Dampaknya, biaya transportasi meningkat dan dapat mendorong kenaikan harga barang, termasuk impor bagi usaha kecil dan menengah serta harga pangan.
“Mari kita jujur, tulus, dan jelas kepada masyarakat. Kita harus memantau situasi dan jangan sampai kita lengah,” kata Anwar.
Editor: Anton Suhartono