PM Inggris Boris Johnson Isolasi Mandiri Setelah Kontak dengan Orang Positif Covid-19
Johnson merupakan salah satu pemimpin dunia pertama yang terpapar virus corona yakni pada April. Bahkan kondisinya saat itu terbilang parah. Dia harus menjalani perawatan di rumah sakit selama 7 hari, 3 hari di antaranya dia habiskan di ruang ICU karena mengalami gangguan pernapasan.
Pada kesempatan itu dia memuji tim medis RS St Thomas, tempat dia dirawat, yang telah menanganinya dengan baik. Pria 56 tahun itu menggambarkan kondisinya sangat buruk.
"Saya tidak cukup berterima kasih kepada mereka. Saya berutang nyawa kepada mereka," katanya.
Inggris mengalami lonjakan kasus Covid-19 gelombang kedua beberapa pekan terakhir, memaksa Johnson menerapkan kembali lockdown nasional sejak awal November. Padahal sebulan sebelumnya dia menegaskan tak perlu memberlakukan lockdown, namun tak punya pilihan.
Negara dengan kasus kematian akibat Covid-19 tertinggi di Eropa itu bergulat dengan gelombang baru wabah virus corona dengan mencatat lebih dari 20.000 kasus baru setiap hari memasuki gelombang kedua wabah.
Editor: Anton Suhartono