Pilwalkot New York, Kandidat Muslim Zohran Mamdani Siap Ukir Sejarah
Mamdani memperjuangkan pembekuan sewa bagi warga New York yang tinggal di perumahan dengan sewa stabil, layanan penitipan anak universal gratis, bus gratis, dan pembukaan toko swalayan yang dikelola pemerintah kota untuk menyediakan bahan makanan lebih murah di kota berpenduduk 8,4 juta jiwa tersebut.
Semua ini akan dibiayai dengan menaikkan tarif pajak perusahaan menjadi 11,5 persen, sama dengan di wilayah tetangga, New Jersey. Selain itu Mamdani akan mengenakan pajak penghasilan 2 persen bagi mereka berpenghasilan lebih dari 1 juta dolar per tahun.
Pesaing terkuatnya adalah mantan Gubernur New York Andrew Cuomo serta calon dari Partai Republik Curtis Sliwa.
Cuomo mencalonkan diri sebagai kandidat independen setelah kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat dari Mamdani pada Juni lalu. Sejak saat itu, dia berusaha menampilkan diri sebagai orang yang paling tepat untuk memimpin kota setelah puluhan tahun mengabdi kepada publik, termasuk memimpin negara bagian New York selama pandemi Covid-19.
Namun, masa lalu yang kelam kembali menghantuinya, sebagian besar karena berbagai kontroversi yang mencuat ke publik selama masa jabatannya sebagai gubernur, termasuk tuduhan pelecehan seksual.
Namun Cuomo mendapat dukungan dari Presiden Donald Trump. Sebaliknya Trump mengkritik keras Mamdani dengan menyebutnya sebagai komunis. Trump juga mengancam akan memangkas dana federal untuk Kota New York jika Mamdani menang.
Editor: Anton Suhartono