Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Komentari Kematian El Mencho: Kita Tumbangkan Bos Kartel Paling Jahat!
Advertisement . Scroll to see content

Pidato Kenegaraan Trump, Puluhan Politisi Partai Demokrat Boikot dan Walk Out

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:44:00 WIB
Pidato Kenegaraan Trump, Puluhan Politisi Partai Demokrat Boikot dan Walk Out
Puluhan anggota Kongres Partai Demokrat memboikot Pidato Kenegaraan Presiden AS Donald Trump, Selasa (24/2) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Puluhan anggota Kongres Partai Demokrat memboikot Pidato Kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Selasa (24/2/2026) malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB.

Beberapa politisi Demokrat lainnya melakukan aksi walk out, menyebabkan ruangan Gedung Capitol, Washington DC, terlihat kosong.

Di antara politisi Demokrat yang walk out adalah Rashida Tlaib dan Ilhan Omar. Keduanya dilaporkan terlibat adu mulut dengan Trump saat sang presiden memuji kebijakan deportasi massal imigran.

“Anda telah membunuh warga Amerika,” teriak Omar, anggota DPR AS yang mewakili distrik di Negara Bagian Minnesota, tempat dua warga tewas di tangan petugas imigrasi.

Gubernur Virginia Abigail Spanberger memberikan pidato balasan mewakili Partai Demokrat. Dia mengecam Trump atas kebijakannya di beberapa isu seperti imigrasi dan biaya hidup.

“Warga Amerika, Anda di rumah, tahu bahwa Anda bisa menuntut lebih banyak, dan bahwa kami sedang berupaya menurunkan ongkos. Kami berupaya menjaga keamanan masyarakat dan negara, dan kami bekerja untuk Anda,” katanya.

Trump berpidato selama lebih dari 100 menit, rekor terpanjang dalam sejarah modern AS. Durasi tersebut mengalahkan pidato kenegaraan mantan Presiden Bill Clinton pada 2000, yang berbicara kurang dari 90 menit.

Trump juga memecahkan rekornya untuk pidato terpanjang di hadapan Kongres, mengalahkan durasi hampir 100 menit pada Maret 2025 di awal masa jabatan periode keduanya.

Pidato pada Maret disampaikan oleh presiden yang baru memulai masa jabatan, pengganti pidato kenegaraan.

Dalam piato kenegaraan kali ini, Trump membahas berbagai isu, seperti soal imigrasi, kebijakan keamanan dalam negeri, tarif global, hingga isu nuklir Iran dan Venezuela.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut