Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea
Advertisement . Scroll to see content

Pesawat Luar Angkasa India Hilang Kontak Sesaat Sebelum Mendarat di Bulan

Sabtu, 07 September 2019 - 13:18:00 WIB
Pesawat Luar Angkasa India Hilang Kontak Sesaat Sebelum Mendarat di Bulan
Pesawat luar angkasa pendarat India Vikram (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu Modi mencoba membesarkan hati para ilmuwan di pusat ruang kendali dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan para ilmuwan bukanlah prestasi kecil.

"Apa yang Anda lakukan bukanlah pencapaian kecil," tuturnya.

Pesawat Chandrayaan-2 lepas landas pada 22 Juli 2019 membawa Vikram serta kendaraan penjelajah yang hampir seluruhnya dirancang dan dibuat di India. Itu merupakan peluncuran kedua setelah sepekan sebelumnya Chandrayaan-2 batal diluncurkan dalam hitung mundur 56 menit.

Sementara itu Chandrayaan-2 yang masih berada di orbitnya akan tetap menjalankan tugas dengan mengelilingi Bulan selama sekitar 1 tahun. Pesawat ini juga akan mengambil gambar permukaan Bulan, mencari tanda-tanda keberadaan air, dan mempelajari atmosfer.

Misi ke Bulan ini bertujuan mengeksplorasi kawah di Kutub Selatan Bulan yang diharapkan bisa memberi petunjuk tentang asal-usul dan evolusi Bulan. Selain itu, Vikram juga mengeksplorasi mengenai ketersediaan air di kutub Bulan.

Mathieu Weiss, perwakilan badan antariksa Prancis CNES untuk India, mengatakan, menganalisis Kutub Selatan Bulan sangat penting untuk menentukan apakah manusia bisa menghabiskan waktu lama di Bulan. Para ilmuwan yakin Kutub Selatan Bulan memiliki persediaan air yang banyak sehingga layak ditempati suatu saat nanti.

Jika Bulan bisa ditempati, maka satelit Bumi itu akan dimanfaatkan sebagai perhentian untuk misi ke Mars, tujuan berikutnya yang disasar manusia, seperti telah direncanakan perusahaan Elon Musk, Space X.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut