Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kapal Tanker Indonesia Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol Ketat
Advertisement . Scroll to see content

Pesawat 'Kiamat' Trump Keluar Kandang Jelang Berakhirnya Batas Waktu untuk Iran, Ada Apa?

Selasa, 07 April 2026 - 13:16:00 WIB
Pesawat 'Kiamat' Trump Keluar Kandang Jelang Berakhirnya Batas Waktu untuk Iran, Ada Apa?
Pesawat komando darurat Presiden AS Donald Trump, Boeing E-48 Nightwatch, keluar kandang menjelang berakhirnya batas waktu bagi Iran (Foto: US Air Force)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pesawat komando darurat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Boeing E-48 Nightwatch keluar dari kandangnya menjelang berakhirnya batas waktu bagi Iran. Trump mengancam akan menghancurkan seluruh pembangkit listrik, infrastruktur energi, serta jembatan-jembatan jika hingga Selasa malam waktu AS Iran tak juga membuat kesepakatan serta membuka blokade Selat Hormuz. 

Boeing E-4B "Nightwatch" digunakan oleh presiden, wakil presiden, dan menteri pertahanan, sebagai pos komando perang jika terjadi krisis besar dan darurat.

Pesawat yang dijuluki "kiamat" itu melakukan beberapa putaran di atas Pangkalan Angkatan Udara Offutt di Nebraska, Senin (6/4/2026). Pangkalan militer tersebut merupakan markas armada E-4B. Penerbangan tersebut mungkin merupakan latihan rutin untuk memastikan kesiapannya menghadapi kondisi darurat di dunia nyata.

Wilayah udara di selatan dan tenggara Offutt biasa digunakan untuk latihan karena jarang digunakan untuk lalu lintas penerbangan sipil.

Boeing E-48 mengalami modifikasi besar-besaran, dirancang untuk bertahan dari ledakan nuklir serta gelombang elektromagnetik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut