Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap, AS Kehilangan 39 Pesawat Militer Selama Perang Lawan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Pertama Kali, Trump Rilis Dokumen, Video dan Foto UFO

Sabtu, 09 Mei 2026 - 06:42:00 WIB
Pertama Kali, Trump Rilis Dokumen, Video dan Foto UFO
Pemerintah Amerika Serikat, Jumat (8/5), untuk pertama kali merilis kumpulan dokumen serta foto dan video terkait dengan benda terbang tak dikenal (UFO) (Foto: Pentagon)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS), Jumat (8/5/2026), untuk pertama kali merilis kumpulan dokumen serta foto dan video terkait dengan benda terbang tak dikenal (UFO) atau otoritas AS menyebutnya sebagai fenomena anomali tak dikenal (UAP).
Data-data tersebut sebelumnya berstatus rahasia, namun telah dinyatakan sebagai konsumsi publik (deklasifikasi).

Perilisan ini sebagai bagian dari inisiatif transparansi pemerintahan Presiden Donald Trump tentang fenomena seputar luar angkasa, yang juga telah menginspirasi banyak cerita Hollywood tentang makhluk yang dikenal dengan alien.

Data-data tersebut dirilis oleh Departemen Pertahanan AS (Pentagon), melalui Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters (PURSUE), program antarlembaga yang melibatkan Gedung Putih, Kantor Direktur Intelijen Nasional, NASA, FBI, Departemen Energi, dan Kantor Resolusi Anomali Seluruh Domain.

Berdasarkan pernyataan tersebut, materi yang baru dideklasifikasi tersebut adalah video, foto, dan dokumen pemerintah. Seluruhnya tersedia melalui online di situs web pemerintah AS.

Perilisan dilakulan bertahap, data tambahan lain akan dirilis di kemudian waktu.

Pentagon menyatakan langkah ini sesuai perintah mulai mendeklasifikasi catatan pemerintah terkait dengan UFO demi menegakkan transparansi total.

Pernyataan tersebut menegaskan, semua berkas yang dirilis telah diperiksa terlebih dulu terkait potensi gangguan keamanan nasional meski banyak materi yang belum sepenuhnya dianalisis.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan, dokumen-dokumen tersebut telah lama disembunyikan sehingga memicu spekulasi publik.

Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard mengatakan, badan-badan intelijen sedang mengoordinasikan peninjauan luas terhadap catatan UFO yang disimpan pemerintah sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut