Pernikahan Irit di India: Gaun Pengantin Daur Ulang, Undangan Pakai Kertas Benih
Ternyata acara pernikahan Nupur dan Ashwin menginspirasi pasangan lain untuk melakukan hal serupa. Sejak itu mereka dihubungi pasangan lain yang meminta nasihat bagaimana menggelar pernikahan tanpa limbah.
Sejak itu pula, Nupur dan Ashwin banting setir dengan keluar dari pekerjaan masing-masing kemudian mendirikan WO. Mereka mendirikan perusahaan perencanaan dan konsultasi pesta yang diberi nama Greenmyna.
Pasangan itu sudah mengelola 7 pernikahan ramah lingkungan dalam 3 tahun terakhir serta menjadi konsultan pernikahan bagi begitu banyak pasangan. Nupur dan Ashwin mengklaim perusahaannya berhasil mengamankan 2 ton lebih karbon serta membuat 5 ton sampah menjadi kompos.
Meski demikian pasangan itu sadar, jumlah pernikahan yang mereka kelola maupun dampingi masih sangat jauh dari angka total. Diperkirakan ada 10 juta pernikahan di India dalam setahun.
“Biasanya pernikahan 3 hari menghasilkan sekitar 700 hingga 800 kilogram sampah basah dan 1.500 kg sampah kering. Emisi karbon untuk pernikahan semacam itu mencapai sekitar 250 ton,” kata Ashwin.