Perang Makin Sengit! Rudal Iran Mulai Tembus Sistem Pertahanan AS, Pangkalan Porak-poranda
Trump mengeklaim AS memiliki peralatan tempur terbaik di dunia yang bisa mencegat berbagai jenis rudal musuh. Namun peralatan militer terbaik itu tak dioperasikan oleh personel AS.
"Kita membiarkan orang lain melakukan tugas itu dan terkadang hasilnya tidak begitu baik," kata Trump, tanpa menyebut siapa operator yang dimaksud.
Sementara itu Departemen Pertahanan (Pentagon) mengonfirmasi hampir 100 personel militer AS luka dalam serangan Iran di seluruh Timur Tengah sepanjang bulan ini, belum termasuk serangan mematikan terbaru di Yordania.
Seorang pengamat militer Yordania yang juga perwira mantan pejabat tinggi Qasid Mahmoud mengaitkan efektivitas serangan Iran dengan peningkatan teknologi rudal.
"Iran memiliki teknologi rudal yang canggih," katanya, seraya menambahkan mereka menggabungkan rudal dan drone secara bersamaan untuk mengelabui pertahanan udara.
Selain itu, lanjut Mahmoud, Iran menggunakan rudal murah sebagai pengalih perhatian radar. Setelah itu menembakkan rudal berkualitas lebih baik yang mampu mengubah target akhir dalam jarak 30 atau 40 km.
Perubahan lintasan di menit-menit terakhir itu membuat sistem pertahanan sulit mencegatnya.
Editor: Anton Suhartono