Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Dilaporkan Beri 2 Syarat kepada AS untuk Akhiri Perang, tapi Ditolak
Advertisement . Scroll to see content

Perang Belum Usai, Israel Sudah Habiskan Setengah Anggaran Militer

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:29:00 WIB
Perang Belum Usai, Israel Sudah Habiskan Setengah Anggaran Militer
Perang melawan Iran yang baru berlangsung 20 hari telah menguras anggaran militer Israel dalam jumlah sangat besar (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perang melawan Iran yang baru berlangsung 20 hari telah menguras anggaran militer Israel dalam jumlah besar. Dari total alokasi sekitar 12,5 miliar dolar AS, hampir setengahnya sudah dihabiskan hanya dalam waktu kurang dari sebulan.

Selama periode tersebut, Israel tercatat mengeluarkan 6,4 miliar dolar AS atau setara Rp108,4 triliun untuk membiayai operasi militernya. Angka ini mencerminkan tingginya intensitas pertempuran serta mahalnya biaya yang harus ditanggung setiap harinya.

Rata-rata pengeluaran harian Israel mencapai 320 juta dolar AS atau sekitar Rp5,4 triliun. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan perang, mulai dari operasional jet tempur, logistik pasukan, hingga sistem pertahanan udara untuk mencegat rudal dan drone Iran.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa anggaran yang tersedia tidak akan cukup jika konflik terus berlanjut. 
Sejumlah pejabat Israel bahkan telah mengisyaratkan kemungkinan pengajuan tambahan dana guna menjaga keberlangsungan operasi militer.

Pemerintah Israel sebelumnya juga telah menyetujui alokasi anggaran darurat sebesar 825 juta dolar AS untuk memenuhi kebutuhan keamanan mendesak. Langkah ini diambil di tengah laporan berkurangnya stok rudal pencegat akibat gempuran intens dari Iran.

Tak hanya berdampak pada sektor pertahanan, perang ini juga diperkirakan akan memengaruhi kebijakan fiskal Israel ke depan. Pemerintah disebut tengah mempertimbangkan perubahan dalam rancangan anggaran tahun 2026 untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pendanaan perang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut