Penggerebekan Maut di Brazil, Polisi Tembak 9 Anggota Geng hingga Tewas
RIO DE JANEIRO, iNews.id - Polisi menggerebek anggota geng kriminal di Rio de Janeiro, Brazil, Rabu (2/8/2023). Sebanyak sembilan orang tewas akibat penggerebekan itu.
Melansir dari Reuters, Kamis (3/8/2023), polisi mengaku diserang anggota geng bersenjata selama penggerebekan di lingkungan Penha. Sembilan dari anggapan anggota geng tewas, sementara seorang perwira polisi dirawat di rumah sakit.
Di antara yang tewas dalam operasi di Rio adalah Fiel dan Du Leme, dua anggota geng tekenal yang selama ini menjadi buronan. Tujuh senapan, amunisi, dan granat telah disita dari para tersangka.
"Data dari sektor intelijen menunjukkan bahwa pertemuan sedang berlangsung antara pemimpin faksi kriminal di wilayah tersebut," kata juru bicara polisi Marco Andrade.
Drone Rusia Disebut Serang Pelabuhan dan Gudang Gandum Ukraina di Odesa
Penggerebekan mematikan beberapa kali terjadi di Brazil. Sebanyak 16 orang meninggal di tangan polisi pada awal pekan lalu.
Brazil dikenal sebagai negara dengan jumlah pembunuhan tertinggi di dunia, dan polisinya juga paling mematikan.
Ledakan di Kawasan Pertanian Brazil, 8 Orang Tewas
Perang terhadap narkoba merupakan alasan utama tindakan tegas terjadi. Namun, jumlah kematian tersebut sering menjadi sorotan.
Setidaknya 29 orang tewas dalam operasi tahun 2021 di permukiman Jacarezinho di Rio. Satu polisi juga ikut tewas.
Pembunuhan oleh polisi meningkat di Rio selama masa jabatan Presiden sebelumnya Jair Bolsonaro. Bolsonaro merupakan mantan kapten tentara yang didukung kalangan polisi.
Sementara itu, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang mengalahkan Bolsonaro dalam pemilihan tahun lalu, mengkritik tindakan berlebihan polisi.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq