Pengalaman Warga Jepang Terjebak dalam Mobil Dikelilingi Zombie saat Pandemi Covid-19
Kowagarasetai mendirikan rumah hantu drive-in di pinggiran kota Tokyo. Mereka mengubah lahan parkir luas menjadi beberapa ruangan seperti di dalam rumah besar yang menyeramkan. Di dalamnya sudah dipersiapkan hantu-hantu dan zombie yang siap meneror setiap pengunjung.
Jepang Berikan Rp9,6 Triliun ke Perusahaan yang Relokasi Pabrik dari China
Selama berada di dalam rumah hantu, para pengunjung diminta mematikan mesin kendaraan kemudian mengunci pintu serta jendela mobil. Mereka juga dilarang keluar dari kendaraan. Berada di dalam mobil yang terjebak di rumah hantu memberikan pengalaman luas 360 derajat bagi pengunjung melalui bagian kaca mobilnya.
Para hantu dan zombie akan bergantian keluar dari persembunyian kemudian mengelilingi mobil pengunjung. Untuk menambah nuansa seram, hantu-hantu tersebut juga membawa cairan merah menyerupai darah untuk mengotori mobil.
Jepang Curiga dengan Kondisi Kesehatan Kim Jong Un
Harga tiket masuknya bervariasi, jika Anda datang menggunakan mobil pribadi maka harga tiketnya 8.000 Yen Jepang (Rp1,1 juta). Jika Anda tidak punya kendaraan roda empat, pemilik rumah hantu menyediakan paket mobil plus tiket masuk seharga 9.000 Yen (Rp.1,25 juta).
Setiap mobil yang masuk akan diberikan speaker bluetooth yang akan mengeluarkan suara mengerikan saat petulangan dimulai.
"Di sekitar bagian ini, ada cerita legenda bahwa hantu menyerang manusia. Bunyikan klakson tiga kali jika Anda ingin mendengar lebih banyak suara hantu," kata seorang pengunjung.
Setelah keluar dari rumah hantu, setiap mobil yang terdapat bercak darah akan dibersihkan menggunakan cairan antiseptik sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.
"Kami tidak dapat membersihkan semua noda darah. Itu akan hilang dengan sendirinya saat Anda berkendara di jalanan," kata Kenta Iwana.
Editor: Arif Budiwinarto