Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Muslimah Hamil yang Ditendang dan Dipukuli di Australia: Saya Biasa Alami Tindakan Kebencian

Senin, 25 November 2019 - 13:20:00 WIB
Pengakuan Muslimah Hamil yang Ditendang dan Dipukuli di Australia: Saya Biasa Alami Tindakan Kebencian
Momen ketika Rana El Asmar diserang di sebuah kafe. (FOTO: doc.ABC News)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengungkapkan, "(Pelaku) melontarkan kebencian terhadap orang Islam sebelum memukul padahal dia tak mengenal saya atau agama saya."

"Saya tidak ingin serangan ini dialami siapa pun. Kita tak bisa membiarkan perilaku seperti ini menjadi norma dan hanya berdiam diri," kata Rana.

Wanita Berjilbab Paling Berisiko Diserang

Pekan lalu, laporan tentang Islamofobia dari Charles Sturt University (CSU) menyebut bahwa wanita berjilbab paling berisiko mengalami serangan.

Dari 349 insiden selama periode 2016 hingga 2017, hampir tiga perempatnya dilakukan terhadap perempuan. Sebesar 96 persen korban perempuan ini mengenakan jilbab.

Dewan Nasional Imam Australia menyayangkan bahwa perempuan menjadi yang paling banyak menjadi korban dari tindakan Islamophobia itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut