Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan, Warga Australia Merana
ADELAIDE, iNews.id - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai Bali menyatakan 445 penerbangan dibatalkan terkait erupsi Gunung Agung, Senin (27/11/2017). Sebanyak 196 di antaranya merupakan penerbangan internasional.
Pembatalan ratusan penerbangan ini berdampak pada 59.000 penumpang. Sebagian dari mereka bertahan di Bandara Ngurah Rai menunggu pengumuman lebih lanjut.
Australia sebagai salah satu negara pemasok wisatawan terbesar ke Bali juga terkena dampaknya. Tidak hanya wisatawan yang saat ini terjebak di Bali, namun juga mereka yang hendak berlibur ke Pulau Seribu Pura itu.
Badan meteorologi di Darwin yang memantau situasi dengan mengacu informasi dari pusat pemantauan gunung api di Bali, memperkirakan letusan dan hujan diperkirakan akan berlanjut hingga 24 jam mendatang. Semua jadwal penerbangan dibatalkan, salah satunya dari Adelaide. Pesawat Jetstar menuju menuju Denpasar dibatalkan sampai batas waktu yang belum dipastikan.
Penerbangan Jetstar ke Denpasar (JQ127) sedianya akan berangkat pada pukul 18.40, namun dibatalkan. Demikian halnya dengan kedatangan, pesawat dari Denpasar ke Adelaide (JQ129 dan QF272) yang dijadwalkan tiba di Australia Selatan pukul 18.05 waktu setempat dibatalkan.