Penembakan di Australia, Israel Anggap Diaspora Yahudi Tak Lagi Aman di Negara Barat
TEL AVIV, iNews.id - Penembakan menargetkan komunitas Yahudi saat perayaan Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada 14 Desember lalu menjadi sinyal bahaya bagi keselamatan diaspora Yahudi di negara-negara Barat.
Pemerintah Israel menilai tragedi tersebut sebagai bukti bahwa umat Yahudi tak lagi sepenuhnya aman hidup di Barat.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar menyebut insiden yang menewaskan 15 orang itu mencerminkan meningkatnya ancaman anti-Semitisme secara global, terutama sejak pecahnya perang di Gaza.
Menurut dia, serangan tersebut bukan peristiwa tunggal, melainkan bagian dari tren yang semakin mengkhawatirkan.
“Orang Yahudi berhak hidup aman di mana pun. Namun apa yang terjadi menunjukkan bahwa keamanan itu semakin rapuh. Kami memahami situasi ini berdasarkan pengalaman sejarah kami,” ujar Saar, dikutip dari AFP, Senin (22/12/2025).