Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun
Perusahaan asal Inggris itu, yang sahamnya telah melonjak lebih dari 250 persen tahun ini, pada Selasa memproyeksikan target penjualan chip senilai 15 miliar dolar AS bisa tercapai lebih cepat dari jadwal.
Sementara itu, investor juga berspekulasi bahwa OpenAI, pengembang ChatGPT yang telah menerima investasi lebih dari 30 miliar dolar AS dari SoftBank, akan memiliki valuasi yang jauh lebih tinggi di masa mendatang.
Perusahaan yang dipimpin Sam Altman itu memiliki valuasi sekitar 852 miliar dolar AS pada akhir Maret setelah berhasil menghimpun dana sebesar 122 miliar dolar AS dari investor, termasuk Amazon, Nvidia, dan SoftBank.
Raksasa AI asal Amerika Serikat tersebut kini disebut-sebut tengah bersaing ketat dengan rivalnya yang berkembang pesat, Anthropic, dalam upaya menuju penawaran saham perdana (initial public offering/IPO). Keduanya berusaha menarik lebih banyak modal dengan memanfaatkan keunggulan sebagai pelopor di industri AI.
SoftBank telah berkomitmen menanamkan tambahan investasi sedikitnya 20 miliar dolar AS ke OpenAI hingga Oktober. Jika valuasi OpenAI terus meningkat, SoftBank berpotensi meraih keuntungan besar.
Selain itu, SoftBank juga memiliki batas internal leverage sebesar 25 persen, mengingat tingginya tingkat utang perusahaan pada masa lalu pernah memicu kekhawatiran pasar.
Editor: Aditya Pratama