Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi
Advertisement . Scroll to see content

Penampakan Museum Kariye, Bekas Gereja yang Diubah Kembali Jadi Masjid oleh Erdogan

Jumat, 21 Agustus 2020 - 19:37:00 WIB
Penampakan Museum Kariye, Bekas Gereja yang Diubah Kembali Jadi Masjid oleh Erdogan
Penampakan atap Museum Kariye (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

ISTANBUL, iNews.id - Museum Kariye di Istanbul, Turki, menjadi bangunan bersejarah kedua yang diubah kembali fungsinya menjadi masjid oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Bangunan ini awalnya merupakan gereja Ortodoks peninggalan Bizantium yang dibangun sekitar 1.000 tahun lalu.

Sejak diubah menjadi masjid oleh kekhalifahan Turki Utsmani pada abad ke-16, mosaik di dinding dan langit-langit sempat ditutup. Namun setelah Utsmaniyah takluk dan Turki di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal, nuansa gereja pada bangunan tersebut kembali dihidupkan.

Penampakan interior Museum Kariye (Foto: AFP)
Penampakan interior Museum Kariye (Foto: AFP)

Pada 1948, Thomas Whittemore dan Paul A Underwood dari Byzantine Institute of America dan Dumbarton Oaks Center for Byzantine Studies, mensponsori program restorasi untuk membersihkan, memulihkan, dan melestarikan lukisan dinding di Chora yang telah diplester dan dilabur berulang kali.

Semua gambaran yang merepresentasikan gereja era Bizantium dihidupkan kembali. Pekerjaan itu berlangsung selama 12 tahun dimulai pada 1950-an. Pada 1958, Chora dibuka untuk umum mengusung nama baru Museum Kariye Muzesi.

Penampakan interior Museum Kariye (Foto: AFP)
Penampakan interior Museum Kariye (Foto: AFP)

"Ini merupakan tempat yang kaya akan sejarah dan menyimpan banyak simbolisme bagi banyak orang dari kalangan berbeda," kata turis Prancis, Frederic Sicard (48), ditemui setelah pengumuman dari Erdogan.

"Bagi saya, ini (konversi) agak sulit untuk dipahami dan diikuti. Tapi kami akan terus mengunjungi sekalipun diubah menjadi masjid. Kami mungkin hanya perlu mengatur waktu kunjungan di luar salat," ujarnya, lagi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut