Pemuda Palestina Tewas Ditembak Peluru Karet Pasukan Zionis, Keluarga Dilarang Melihat Jenazah
YERUSALEM, iNews.id - Seorang pemuda Palestina meninggal akibat luka parah setelah diserang pasukan Israel bulan lalu. Dia menderita luka parah di kepala setelah pasukan Zionis menembaknya dengan peluru karet.
Waleed Shareef (21) meninggal di Rumah Sakit Hadassah Israel, Sabtu (14/5/2022). Keluarga Shareef telah mengonfirmasi kebenaran berita itu.
Pasukan Israel menembakkan peluru ke arah demonstran Palestina yang melempari mereka dengan batu saat kekerasan pecah di Masjid Al-Aqsa, 22 April lalu.
Video amatir yang beredar menunjukkan sekelompok besar warga Palestina melarikan diri dari arah tembakan berat Israel. Saat sebuah tembakan terdengar, Shareef terlihat jatuh tertelungkup dan terbaring tak bergerak di tanah. Polisi Israel dengan cepat mengevakuasinya.
Lagi, Israel Tembakkan Rudal ke Suriah dan Tewaskan 5 Orang termasuk Warga Sipil
Dilansir dari ABC News, saat itu, polisi menembakkan peluru berujung spons untuk membubarkan kerumunan orang Palestina bertopeng. Menurut pasukan Israel, mereka melemparkan batu dan kembang api ke arah polisi dan di dekat Tembok Barat yang merupakan situs doa paling suci Yudaisme.
Saksi Palestina dan keluarga Shareef mengatakan, dia ditembak di kepala dengan peluru karet. Sebaliknya, pihak berwenang Israel menyatakan dia meninggal karena luka yang diderita ketika dia jatuh ke tanah.
Pejabat Hadassah menolak untuk memberikan penyebab pasti dari cedera kepala tersebut.
Pengacara keluarga, Firas Jebreeni mengatakan, keluarga telah menolak permintaan Israel untuk autopsi. Sayangnya, otoritas Israel juga tak memberikan izin keluarga melihat mayat itu. Bahkan, mereka memindahkannya tanpa izin ke lembaga forensik utama Israel.
Dia mengatakan dia telah mengajukan banding ke pengadilan Israel untuk mencegah autopsi dan mengembalikan tubuh ke keluarga.
Editor: Umaya Khusniah