Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat
Dalam pidatonya, Qassem juga menyinggung kesepakatan antara AS dan Iran yang ditandatangani pekan lalu. Menurutnya, kesepakatan tersebut merupakan deklarasi kekalahan bagi Israel dan AS, setelah perjanjian tersebut juga turut meredakan pertempuran antara Hizbullah dan Israel. Sementara kedua negara itu sebelumnya berupaya memicu perang besar untuk menghancurkan kelompok yang dipimpinnya.
"Mereka menginginkan perang besar untuk menghapus keberadaan kami," ujar Qassem.
Namun, menurut dia, Hizbullah berhasil menghentikan agresi tersebut dan keluar sebagai pemenang.
"Kami mampu menghentikan agresi ini dan meraih kemenangan besar. Kami telah menggagalkan proyek Israel-Amerika dan kini memasuki fase baru," katanya.
Editor: Maria Christina