Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Turki Akan Ubah Pabrik Bir Jadi Masjid

Jumat, 06 September 2019 - 10:40:00 WIB
Pemerintah Turki Akan Ubah Pabrik Bir Jadi Masjid
Kompleks pabrik bir Bomonti di Turki. (FOTO: Courtesy of Bomontiada)
Advertisement . Scroll to see content

ISTANBUL, iNews.id - Pabrik bir modern pertama di Turki bakal dibongkar setelah diambil alih oleh otoritas keagamaan tertinggi negara itu. Bangunan itu akan diubah menjadi masjid serta lahan parkir.

Pabrik bir Bomonti itu dibangun di akhir era kesultanan Ottoman dan terkenal di wilayah Istanbul. Pabrik itu didirikan pada 1890-an dan menjadi dimasukkan sebagai situs bersejarah oleh dewan konservasi kota.

"Strukturnya sangat penting. Ini akan membawa Anda ke masa lalu," kata seorang anggota Kamar Arsitek Istanbul, seperti dilaporkan Reuters, Kamis (5/9/2019).

Arsitek yang enggan menyebutkan namanya itu juga menyesalkan rencana pembongkaran pabrik. Dia mengatakan Kepresidenan Urusan Agama Turki, atau Diyanet, berencana membangun masjid, asrama, tempat parkir, dan ruang pameran di lokasi pabrik.

"Ini lebih dari sekadar warisan arsitektur. Pabrik bir Bomonti sangat istimewa," ujarnya.

Bagian lain dari pabrik itu sudah dihancurkan sekitar 10 tahun lalu untuk dijadikan hotel. Sementara bangunan lain dijual dan saat ini diubah menjadi bar, restoran, dan tempat budaya.

Penghancuran bangunan bersejarah untuk proyek pembangunan kota Istanbul sempat diprotes warga setempat. Rencana untuk membangun pusat perbelanjaan dan replika barak Ottoman di taman Gezi di pusat kota memicu protes pada 2013 silam.

Arsitek itu mengatakan, lisensi pembongkaran belum dikeluarkan pihak berwenang. Insinyur dan arsitek Uni Eropa (TMOBB) berencana mengambil langkah hukum untuk mencegah pembongkaran setelah mereka menerima dokumen resmi.

"Peradilan biasanya terlambat untuk menghentikan implementasi. Yang perlu dilakukan adalah pemerintah daerah dan masyarakat Istanbul menghentikan praktik yang salah ini, " ucap arsitek itu.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut