Pemerintah Masih Shut Down, Seluruh Tentara AS Tak Terima Gaji
WASHINGTON, iNews.id - Shut down atau penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS) masih berlangsung, memasuki hari ke-26, Minggu (26/10/2025). Salah satu dampaknya seluruh personel militer AS, termasuk yang bertugas di luar negeri, tidak akan menerima gaji.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, personel militer AS kemungkinan tidak akan menerima gaji hingga 15 November jika penutupan pemerintah berlanjut.
"Saya kira kita bisa membayar gaji mereka mulai November, tapi pada 15 November tentara serta personel militer lain, yang bersedia mempertaruhkan nyawa, tidak akan bisa menerima gaji," kata Bessent, kepada CBS News, dikutip Senin (27/10/2025).
Tahun fiskal baru AS dimulai pada 1 Oktober, namun Senat belum bisa mengesahkan rancangan anggaran yang menyebabkan pemerintah tidak bisa beroperasi. Partai Republik mengajukan rancangan anggaran yang tidak disetujui oleh Pertai Denokrat.
Ketua DPR AS: Shut Down Pemerintah Tahun Ini Termahal Sepanjang Sejarah
Pemicu utama dari konflik ini adalah Republik tidak memasukkan tunjangan perawatan kesehatan dalam rancangan anggaran, padahal sangat dibutuhkan warga AS.
Senat AS Gagal Sepakati Anggaran untuk ke-11 Kali, Shut Down Pemerintah Berlanjut
Penutupan pemerintah memicu penghentian operasional beberapa lembaga federal yang didanai langsung melalui persetujuan Kongres.
Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan shut down kali ini akan dimanfaatkan untuk memangkas jumlah PNS federal serta gaji secara besar-besaran. Dia juga menuduh Partai Demokrat sengaja menciptakan kebuntuan anggaran untuk mengganggu pemerintahannya.
Gedung Putih juga memanfaatkan situasi ini untuk menghapus program-program pemerintah yang tidak disukai Partai Republik.
Editor: Anton Suhartono