Pelaku Serangan New Orleans Posting Pesan Ingin Bunuh Orang Sebelum Tabrak Pejalan Kaki
Penyidik juga menemukan senjata bersama beberapa peralatan di tempat lain.
Saksi mata asal Mississippi, Zion Parsons (18), melihat pikap tersebut melaju kencang, menabrak semua orang di depannya hingga melempar mereka ke udara seperti adegan dalam film.
"Mayat-mayat, korban bergelimpangan di jalan, semua orang berteriak," kata pria yang kehilangan seorang temannya, Nikyra Dedeaux.
Kepala Departemen Kepolisian New Orleans Anne Kirkpatrick menyebut serangan itu sebagai tindakan jahat.
"Ini bukan sekadar aksi terorisme, ini jahat," kata Kirkpatrick.
FBI mengidentifikasi pelaku sebagai Shamsuddin Jabbar (42), warga Texas. Para agen sedang mendalami apakah Jabbar beraksi seorang diri atau ada yang membantunya. Petugas juga mendalami kemungkinan Jabbar memiliki hubungan dengan organisasi teroris.
Sementara itu buletin intelijen Kepolisian Louisiana mengungkap, para penyelidik menemukan sejumlah bom rakitan, termasuk dua bom pipa, yang disembunyikan di dalam pendingin yang dihubungkan dengan kabel sehingga bisa diledakkan dari jarak jauh.
Editor: Anton Suhartono