Pejuang Palestina Bunuh 11 Tentara Israel saat Bertempur di Gaza
Juru Bicara Hamas, Hazem Qassem, membantah ada komandan seniornya yang berada di kamp tersebut. Dia pun menduga klaim tersebut hanya menjadi dalih Israel untuk membunuh warga sipil Gaza. Pejabat kesehatan Palestina mengatakan, sedikitnya 50 warga Palestina tewas dan 150 lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel, kemarin.
Pernyataan Hamas mengatakan, ada 400 orang tewas dan terluka di Jabalia, yang menampung keluarga para pengungsi akibat perang dengan Israel sejak 1948. Sementara Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah korban yang dilaporkan itu.
Ledakan itu menyisakan kawah besar yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Israel berulang kali memperingatkan warga Gaza untuk mengungsi dari wilayah utara dan meski banyak yang memilih tetap bertahan.
Israel mengepung Gaza setelah serangan Hamas 7 Oktober lalu. PBB dan para petugas bantuan kemanusiaan lainnya mengatakan warga sipil di daerah kantong tersebut hidup dalam bencana kesehatan masyarakat. Semua rumah sakit di daerah itu harus berjuang untuk merawat korban ketika pasokan listrik mulai berkurang.
Pada Rabu ini, layanan komunikasi dan internet kembali terputus di wilayah kantong Palestina tersebut, menurut penyedia telekomunikasi terbesar di Gaza, Paltel.