PBB Sahkan Resolusi Baru soal Penggunaan Hak Veto, Incar Rusia?
Rusia dan China tidak termasuk di antara pendukung resolusi tersebut. Seorang diplomat dari salah satu negara yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengkritik langkah itu. Menurut dia resolusi ini hanya akan memecah PBB lebih dalam.
Duta Besar Liechtenstein untuk PBB Christian Wenaweser mengatakan dengan disahkannya resolusi ini maka akan ada prosedur baru dalam penggunaan hak veto. Meski demikian dia membantah usulan ini ditujukan kepada Rusia terkait invasi ke Ukraina.
"Ini tidak ditujukan kepada Rusia," katanya, dikutip dari AFP.
Wenaweser menjelaskan, resolusi itu bertujuan untuk mempromosikan peran PBB, mempromosikan multilateralisme, dan mempromosikan suara semua anggota bukan pemegang hak veto, serta mereka yang tidak masuk dalam anggota Dewan Keamanan, untuk memperjuangkan perdamaian dan keamanan internasional.
Pembahasan draf resolusi itu terjadi setelah Dewan Keamanan gagal mengecam invasi Rusia ke Ukraina lantaran Negeri Beruang Merah menggunakan hak vetonya.
Meski demikian, resolusi itu tidak mengikat dan tidak bisa mencegah negara anggota tetap Dewan Keamanan menggunakan hak veto, serta bisa saja menolak untuk menjelaskan keputusannya kepada Majelis Umum.
Editor: Anton Suhartono