Paspor UEA Jadi yang Terkuat di Dunia, Paspor Afghanistan Paling Tak Berguna
Penanganan pandemi yang gesit oleh Pemerintah UEA ternyata mampu menarik pengunjung dari seluruh dunia yang ingin menghindari aturan pembatasan Covid di negara asal mereka masing-masing.
“Mobilitas global meningkat pesat, meskipun konflik meletus di Eropa dan meningkatnya ketegangan di perbatasan,” ungkap Arton Capital dalam sebuah pernyataan yang dikutip Alarabiyah, Rabu (7/12/2022).
“Meskipun dunia terus merasakan dampak pandemi, yang mengejutkan, bepergian tidak pernah semudah ini, dengan pertumbuhan kekuatan paspor yang stabil di seluruh dunia, sebuah tren yang kami perkirakan akan berlanjut hingga tahun 2023,” kata lembaga itu lagi.
Peringkat paspor terkuat di dunia itu semakin menambah daftar penghargaan UEA. Sebelumnya, negara itu juga meraih rekor sebagai negara dengan gedung tertinggi di dunia, kolam renang terdalam di dunia, dan hotel tertinggi di dunia.
Vanuatu menjadi satu-satunya negara yang mengalami penurunan skor akses yang dapat dijangkau paspornya. Hal itu disebabkan adanya penangguhan skema pembebasan visa mereka dengan Uni Eropa.
Sementara, paspor Afghanistan masih menjadi dokumen perjalalan yang paling tidak berguna di dunia.
Editor: Ahmad Islamy Jamil