Parah, Siswa Rela Beli Alat Rp115 Juta agar Bisa Nyontek saat Ujian
"Kami menyadari kemungkinan kecurangan, tapi kami awalnya mengira bentuknya hanya kebocoran soal ujian atau seseorang menggunakan fasilitas internet (mencari jawaban). Itulah sebabnya itu (internet) dibatasi di banyak kota," kata Chandra, seraya menambahkan penggunaan alat komunikasi yang disembunyikan di alas kaki merupakan modus sangat baru, dikutip dari AFP, Selasa (28/9/2021).
Hasil penyelidikan mengungkap, setidaknya 25 siswa membeli sandal jepit untuk menyontek dari kelompok yang membuat alat itu. Tidak tanggung-tanggung, setiap pasang sandal dibanderol 600.000 rupee atau sekitar Rp115 juta.
Sejak informasi modus baru ini beredar, petugas di setiap distrik mengantisipasi agar alat serupa tidak digunakan oleh peserta lain. Mereka meminta para peserta ujian melepas alas kaki di luar ruang ujian.
"Dalam satu kasus kami menangkap seorang siswa setelah ujian dan harus membawanya ke dokter untuk mengidentifikasi dan melepas perangkat Bluetooth dari telinganya," kata Chandra.
Kecurangan marak terjadi dalam ujian negara di India, baik di tingkat sekolah menengang maupun pendidikan tinggi, yang tingkat persaingannya sangat ketat.
Editor: Anton Suhartono