Parah! Israel Sita Lahan 1,8 Juta Meter Persegi dari Palestina, Terbesar sejak Perang 1967
TEL AVIV, iNews.id - Kabar mengejutkan diungkap surat kabar Israel, Haaretz. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berencana menyita lahan di Tepi Barat seluas 1,8 juta meter persegi dari Palestina.
Alasannya, wilayah-wilayah tersebut akan dibangun sebagai situs arkeologi. Ini akan menjadi penyitaan tanah terbesar untuk tujuan arkeologi di Tepi Barat yang diduduki sejak 1967.
Perintah penyitaan yang dikeluarkan pekan lalu oleh Pemerintah Sipil Israel mencakup situs arkeologi Sebastia dan area luas kebun zaitun berisi ribuan pohon milik warga Palestina.
Haaretz merinci, lahan yang akan disita mencakup tanah di dekat Kota Sebastia yang penduduknya mengandalkan pariwisata sebagai sumber pendapatan utama. Penyitaan tersebut akan berdampak pada penduduk Sebastia dan Desa Burqa di sebelahnya.
Warga Palestina pemilik lahan diberi waktu 14 hari untuk mengajukan keberatan sebelum penyitaan dilaksanakan.