Para Pemuda Israel Pilih Dipenjara ketimbang Perang di Gaza, Alasannya Mengejutkan
Mesarvot, organisasi yang mendukung para pembangkan wajib militer, mengungkap sejauh ini jumlah orang seperti sangat kecil. Hanya belasan pemuda yang secara terang-terangan menolak wajib militer atas dasar hati nurani, sejak dimulainya perang 7 Oktober 2023.
Namun jumlah itu sudah lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelum perang.
Mesarvot mengungkap, ada jauh lebih banyak penolak yang masuk kategori abu-abu. Ada juga yang berusaha menghindarinya dengan berbagai alasan bohong, seperti mengalami gangguan mental. Mereka yanhg mengalami gangguan jiwa tak akan dihukum penjara.
Yesh Gvul, anggota kelompok antiperang lain, mengatakan setiap tahun rata-rata 20 persen anak muda menolak wajib militer.
Militer Israel tidak menerbitkan angka tentang penolakan wajib militer.
Editor: Anton Suhartono