Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Hanya Uni Amirat, Arab Saudi Diam-Diam Juga Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Panas! Kuwait Gagalkan Penyusupan Personel Garda Revolusi Iran, Diduga Ingin Sabotase

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:43:00 WIB
Panas! Kuwait Gagalkan Penyusupan Personel Garda Revolusi Iran, Diduga Ingin Sabotase
Kuwait mengungkap upaya penyusupan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), pada awal Mei (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

DUBAI, iNews.id - Kuwait mengungkap percobaan penyusupan oleh militer Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pada awal bulan ini. Penyusup berupaya memasuki pulau strategis di negara Teluk tersebut.

Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Kuwait menyatakan, militernya menangkap empat pria pada awal bulan ini. Mereka mengaku sebagai anggota IRGC.

Keempat orang tersebut diduga dua kapten angkatan laut (AL), seorang letnan AL, dan seorang letnan angkatan darat (AD).

Pihak berwenang Kuwait menyatakan, keempat orang tersebut berusaha menyusup ke Pulau Bubiyan menggunakan kapal nelayan pada 1 Mei. Mereka diduga sedang bersiap melakukan "tindakan permusuhan" di Kuwait.

Sementaera itu dua orang lainnya berhasil kabur setelah pasukan keamanan Kuwait mencegat mereka selama operasi hingga terjadi konfrontasi bersenjata. 

Seorang pejabat keamanan Kuwait dilaporkan terluka selama konfrontasi tersebut.

Bubiyan merupakan pulau terbesar Kuwait, terletak di Teluk sebekah utara dekat Irak dan Iran. Posisinya sangat strategis karena terletak dekat Selat Hormuz serta jalur laut utama Teluk.

Pulau itu juga tempat proyek Pelabuhan Mubarak Al Kabeer, salah satu pengembangan infrastruktur strategis terbesar Kuwait. Pelabuhan itu juga terkait dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan China dan rencana Visi Kuwait 2035.

Insiden ini merupakan salah satu konflik langsung paling serius Kuwait dengan Iran dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak perang meletus, Kuwait mengintensifkan operasi keamanan terhadap individu dan kelompok yang diduga terkait dengan Iran.

Pada April, otoritas Kuwait mengumumkan penangkapan 24 orang yang dituduh membiayai entitas "teroris", termasuk beberapa mantan anggota parlemen.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut