Palestina Andalkan Bantuan Pendidikan Rusia, Berharap Kuota Tambahan bagi Pelajar Gaza
Hamas menyatakan, Operasi Banjir al-Aqsa adalah bentuk pembalasan atas kekejaman Israel yang berlangsung terus-menerus terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat.
Tak terima diserang begitu, Israel lantas melancarkan serangan balik dan memerintahkan blokade total terhadap Gaza. Pasukan zionis juga menggelar serangan darat ke daerah kantong Palestina itu dengan tujuan untuk melenyapkan pejuang Hamas.
Sejak 7 Oktober sampai hari ini, lebih dari 20.000 orang telah terbunuh di Gaza akibat serangan Israel.
Rusia telah berulang kali meminta kedua belah pihak untuk menghentikan permusuhan. Moskow menyatakan, solusi dua negara yang disetujui oleh Dewan Keamanan PBB, yang mengatur pembentukan negara Palestina merdeka dalam perbatasan tahun 1967 dengan ibu kotanya di Yerusalem Timur, adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik.
Majelis Umum PBB memutuskan pada 1947 untuk membagi Palestina yang dikuasai Inggris menjadi negara-negara Arab dan Yahudi, dengan Yerusalem ditempatkan di bawah rezim internasional khusus. Pembagian tersebut sedianya dilakukan pada Mei 1948, ketika mandat Inggris akan berakhir. Akan tetapi, pada kenyataannya hanya Negara Israel yang didirikan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil