Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Pakistan merupakan mediator utama dalam perundingan damai AS-Iran yang menghasilkan MoU Islamabad. Kesepakatan tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 17 Juni, dua hari lebih cepat dari jadwal semula.
MoU Islamabad mengamanatkan penghentian perang antara AS, Israel, dan Iran, termasuk penghentian serangan Israel terhadap Lebanon. Kesepakatan itu dipandang sebagai langkah penting untuk mengakhiri konflik yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar di kawasan.
Sharif menegaskan tidak boleh ada standar ganda terkait hak suatu negara untuk memiliki persenjataan guna menjaga keamanan nasionalnya.
“Tidak boleh ada standar ganda, dua standar, bahwa beberapa negara boleh memiliki rudal balistik dan Iran tidak boleh memilikinya. Anda tidak bisa menerima kemunafikan semacam ini,” ujarnya.
Sikap tersebut sejalan dengan pernyataan Presiden Trump yang sebelumnya menegaskan Iran memiliki hak untuk mempertahankan program rudal balistiknya sebagai bagian dari kebutuhan pertahanan nasional.