Pakar: Indonesia Jadi Medan Tarik-menarik AS dan Rusia dalam Krisis Ukraina
Pertama, Kemlu harus turun menjadi juru damai atas konflik yang terjadi di Ukraina dan saat ini meluas antara AS dengan sekutunya dan Rusia. Dia mengatakan, Kemlu bisa meminta perwakilan Indonesia di AS dan negara-negara sekutunya untuk mengidentifikasi apa yang diminta terhadap Rusia.
Sementara itu, perwakilan Indonesia di Rusia juga menjalankan langkah yang sama.
“Selanjutnya, Menlu (Retno Marsudi), berdasarkan masukan dari perwakilan Indonesia, merumuskan solusi yang tepat untuk ditawarkan baik ke AS dan sekutunya dan ke Rusia,” kata Hikmahanto.
Langkah kedua, Menlu Retno atau utusan khusus Kemlu harus melakukan _shuttle diplomacy_ atau diplomasi ulang alik untuk membicarakan solusi yang ditawarkan oleh Indonesia. Adapun langkah terakhir, bila diperlukan, Menlu Retno dapat meminta Presiden RI untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden. agar konflik segera diakhiri demi kemanusiaan dan keselamatan serta perekonomian dunia.
Hikmahanto mencatat, serangan Rusia ke Ukraina tidak kunjung usai dan gencatan senjata masih belum berhasil. “Pascapengenaan sanksi ekonomi oleh AS dan sekutu-sekutunya, konflik semakin meluas tidak hanya antara Rusia dan Ukraina tetapi antara Rusia dengan AS dan sekutunya,” ucap Hikmahanto.