Ngerinya Letusan Gunung di Kepulauan Canary Atlantik, Lahar Terjang Rumah Warga
Presiden Kepulauan Canary Victor Torres mengatakan, pada pukul 23.00 sekitar 5.000 orang dievakuasi dari rumah mereka. Sebagian besar menetap di rumah kerabat atau teman sedangkan lainnya menghuni tempat penampungan.
Sementara itu Presiden La Palma Mariano Hernandez mengatakan, sejauh ini belum ada laporan korban meninggal atau luka, namun aliran lahar membuatnya khawatir mengenai permukiman di pantai.
“Warga tidak boleh mendekati lokasi letusan di mana lahar mengalir. Kami mengalami masalah serius dengan evakuasi karena jalan-jalan macet dengan orang-orang berusaha untuk menonton dari jarak dekat,"ujarnya, dikutip dari Associated Press, Senin (20/9/2021).
La Palma, pulau berpopulasi sekitar 85.000 jiwa, merupakan salah satu dari delapan pulau vulkanik di Kepulauan Canary, Spanyol. Pulau dengan titik terdekat berjarak sekitar 100 kilometer dari Maroko.
Kepala Institut Geologi Nasional Spanyol Itahiza Dominguez mengatakan, terlalu dini untuk mengatakan berapa lama letusan akan berlangsung, namun letusan sebelumnya di Kepulauan Canary berlangsung selama beberapa pekan bahkan berbulan-bulan.
Letusan terakhir di La Palma terjadi 50 tahun lalu yakni berlangsung 3 pekan. Sementara letusan terakhir di seluruh wilayah Kepulauan Canary terjadi di bawah laut lepas pantai Pulau El Hierro pada 2011 dan berlangsung selama 5 bulan.
Editor: Anton Suhartono