Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:13:00 WIB
Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas
Kebakaran pabrik sepatu di Kota Jinjiang, Provinsi Fujian, China, Kamis (9/7), memakan banyak korban jiwa (Foto: CCTV)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id -Kebakaranpabrik sepatu di Kota Jinjiang, Provinsi Fujian, China, Kamis (9/7/2026), memakan banyak korban jiwa. Otoritas belum mengungkap jumlah pasti korban, namun Presiden Xi Jinping menyebut angkanya cukup banyak.

"Korban jiwa yang besar," kata Xi, dalam pernyataan yang dikeluarkan kantor presiden, seperti dikutip dari AFP, Jumat (10/7/2026).

Xi tak memberikan angka pasti korban jiwa. Selain itu, ada lebih banyak orang lagi yang luka.

"Tidak ada upaya sekecil apa pun yang diabaikan dalam operasi pencarian dan penyelamatan serta mendukung keluarga yang terdampak," kata Xi.

Dia menambahkan penyebab kebakaran harus diketahui pasti sesegera mungkin seraya menegaskan pihak-pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban.

Sementara itu kantor berita Xinhua melaporkan, sedikitnya 28 orang tewas dalam kebakaran itu.

Api melahap pabrik sepatu Huiteng pada Kamis siang. Ratusan pekerja dilaporkan terjebak di dalam bangunan selama berjam-jam. 

Dinas pemadam kebakaran setempat mengerahkan 183 personel dan 35 kendaraan ke lokasi kejadian.

Rekaman video yang ditayangkan stasiun televisi pemerintah CCTV menunjukkan, mobil pemadam kebakaran menyemprot gedung bertingkat yang hangus, sementara asap tebal mengepul dari jendela yang pecah.

Jinjiang disebut sebagai "ibu kota sepatu" China karena memproduksi 20 persen kebutuhan sepatu olahraga dunia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut