Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri, Bocah 6 Tahun Tewas Diserang dan Diseret Macan Tutul saat Bermain

Minggu, 03 Juli 2022 - 14:07:00 WIB
Ngeri, Bocah 6 Tahun Tewas Diserang dan Diseret Macan Tutul saat Bermain
Macan tutul. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Seorang bocah perempuan umur enam tahun di Kashmir, India tewas diterkam macan tutul. Dia menjadi anak keempat yang tewas akibat serangan binatang buas bulan ini di wilayah tersebut. 

Zubaida Jan tewas diterkam binatang buas Kashmir selatan, India ketika sedang bermain di luar rumah. Keluarganya sempat mendengar teriakan minta tolong yang memilukan sebelum hewan buas itu membawanya pergi.

Bocah malang itu pun tewas. Mayatnya ditemukan 30 menit kemudian oleh warga desa yang ketakutan.

Daerah itu telah diteror oleh hewan buas. Kematian Zubaida terjadi setelah serentetan serangan baru-baru ini yang menewaskan tiga anak lainnya.

Saudara laki-lakinya dilaporkan juga diserang oleh macan tutul sebulan sebelumnya. Beruntung korban masih bisa lolos dari rahang binatang itu.

Penduduk desa yang sedih terekam menangis dan menjerit dalam kesedihan akibat kematian ini. Mereka meminta agar pemerintah melakukan sesuatu untuk menghentikan teror tersebut. 

"Kami meminta pemerintahan saat ini untuk menghilangkan atau menjebak kucing besar dengan memobilisasi semua sumber daya yang tersedia," kata seorang warga.

Angka menunjukkan lebih dari 230 orang tewas akibat serangan hewan di negara bagian Himalaya sejak 2007. Sementara itu, hampir 3.000 orang lainnya terluka.

Pihak berwenang setempat telah mengeluarkan beberapa peringatan untuk berhati-hati. Sekolah telah diminta untuk memberi tahu siswa agar tidak masuk sebelum jam 9 pagi demi menurunkan risiko korban.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut