Netanyahu Sesumbar: Tak Ada Tempat di Timur Tengah yang Tak Bisa Dijangkau Israel
Pada Sabtu (28/9/2024) lalu, militer Israel memastikan Sekjen Hizbullah, Hassan Nasrallah, gugur akibat serangan udara zionis di pinggiran Kota Beirut, sehari sebelumnya. Komandan Front Selatan Hizbullah, Ali Karaki, juga tewas bersama Nasrallah.
Tak hanya itu, komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Abbas Nilforoushan, dan sejumlah prajurit pengawal Nasrallah juga meninggal akibat serangan Israel.
Laman The Wall Street Journal melaporkan, Israel telah mengumpulkan intelijen sebagai persiapan untuk invasi darat yang lebih luas ke Lebanon. Menurut prediksi, operasi darat militer zionis di negeri Arab itu bakal terjadi pekan ini, menurut sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Pasukan khusus Israel dikatakan melakukan serangan kecil yang terarah ke Lebanon Selatan dan memasuki terowongan Hizbullah di sepanjang perbatasan kedua negara. Persiapan serangan itu sendiri telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.
Israel dilaporkan mendapat tekanan dari Amerika Serikat untuk menghindari invasi skala besar, sehingga waktu operasi darat tersebut dapat berubah. Mantan pejabat militer Israel, Amir Avivi mengatakan, invasi darat zionis akan dilakukan dalam waktu dekat. Dia pun menyebut serangan kecil ke Lebanon Selatan itu menjadi bagian dari persiapan operasi darat Israel.
Editor: Ahmad Islamy Jamil