Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
TEL AVIV, iNews.id - Israel menegaskan urusan dengan Iran belum selesai. Negara Yahudi itu masih mungkin menyerang Iran di kemudian hari.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, serangan terhadap Iran akan dilakukan jika perlu. Dia bersumpah Iran tak akan bisa memiliki senjata nuklir.
"Soal Iran, kami menyelamatkan diri dari bom atom," kata Netanyahu, kepada stasiun televisi Israel, Channel 14, dikutip Rabu (1/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu di tengah ringkihnya perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran. AS-Iran terlibat aksi saling serang sepanjang akhir pekan lalu terkait Selat Hormuz.
Konflik terbaru itu terjadi dipicu kesalahpahaman dalam menafsirkan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad, setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.
MoU tersebut berisi kerangka kerja untuk mengakhiri konflik serta mengatasi masalah-masalah yang belum terselesaikan melalui negosiasi, di antaranya penghentian permusuhan, pencabutan sanksi, pembukaan kembali Selat Hormuz, dan pengaturan keamanan kawasan yang lebih luas.
Israel berulang kali menentang MoU tersebut serta perjanjian damai dengan Iran.
Sebelumnya Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, mengungkap militernya bisa terlibat dalam perang melawan Iran dalam 2 hari, jika Iran menembakkan rudal ke wilayahnya.
Dia juga menegaskan, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei tetap menjadi targetnya.
"Dia ditargetkan untuk dibunuh," kata Katz.
Editor: Anton Suhartono