Negara-Negara Arab Bakal Aktifkan Pasukan Gabungan Hadapi Ancaman Israel?
Arab dan OKI Cari Respons Konkret
Pertemuan para menteri luar negeri (menlu) Liga Arab dan OKI pada Minggu (14/9/2025) telah menyiapkan agenda untuk KTT darurat. Salah satu fokus utama adalah bagaimana merespons agresi Israel secara kolektif, termasuk kemungkinan mengaktifkan pasukan gabungan.
Langkah ini dipandang sebagai opsi strategis untuk menunjukkan kesatuan Arab menghadapi ancaman eksternal, terutama jika diplomasi internasional kembali gagal mengekang tindakan Israel.
Seruan Bentuk Aliansi Pertahanan
Sebelumnya Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al Sudani mengusulkan kepada negara-negara Muslim untuk membentuk aliansi pertahanan. Tujuannya untuk menghadapi Israel yang semakin jelas ingin memperluas kekuasaannya di kawasan.
Menurut Al Sudani, negara-negara Muslim bisa saja membentuk struktur keamanan dan pertahanan bersama untuk melawan tindakan Israel yang semakin agresif di kawasan.
"Tidak ada yang menghalangi negara-negara Islam untuk membentuk aliansi dalam bentuk struktur keamanan bersama untuk pertahanan," ujar Al Sudani, kepada stasiun televisi Al Jazeera.
Dia menegaskan negara-negara Arab dan Muslim memiliki sumber daya untuk melawan agresi Israel. Dia memperingatkan bahwa Qatar merupakan target pertama Israel dan berikutnya adalah negara lain.
Editor: Anton Suhartono