Nah! Wali Kota Washington DC Tak Terima Kepolisian Diambil Alih Trump
Ini bukan kali pertama Trump memperlakukan Washington DC seenaknya. Saat masa jabatan pertama sebagai presiden AS, bersamaan dengan pandemi Covid-19, Trump mengkritik cara pemerintah kota dalam menekan lonjakan kasus infeksi hingga pemerintah federal mengambil tindakan sepihak.
Bowser mengakui ada lonjakan kasus kejahatan pascapandemi, namun para pemimpin kota telah bertindak cepat untuk menanganinya, seperti mengesahkan aturan baru serta berbagai upaya lain untuk menekan kejahatan dengan kekerasan.
“Kita telah berhasil membalikkan lonjakan kejahatan tahun 2023 itu,” ujarnya.
Namun Trump mengklaim Washington DC telah dikuasai banyak geng kriminal dan penjahat yang haus darah. Dia lalu menyebut Senin (11/8/2025) sebagai hari pembebasan bagi ibu kota negara.
Trump merujuk pada Pasal 740 Peraturan Daerah Tahun 1973 yang memberi wewenang kepada pemerintah federal untuk mengambil alih kendali kepolisian selama maksimal hingga 30 hari serta menunjuk Jaksa Agung Pam Bondi untuk memimpin departemen kepolisian tersebut.