Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Advertisement . Scroll to see content

Nah, Organisasi Zionis Tuduh Trump Langgar Aturan karena Jual Jet Tempur F-35 ke Saudi

Rabu, 19 November 2025 - 14:32:00 WIB
Nah, Organisasi Zionis Tuduh Trump Langgar Aturan karena Jual Jet Tempur F-35 ke Saudi
Keputusan Donald Trump menjual jet tempur F-35 ke Arab Saudi memicu reaksi keras dari kelompok pro-Israel, Organisasi Zionis Internasional (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tetap menjual jet tempur siluman F-35 ke Arab Saudi memicu reaksi keras dari kelompok pro-Israel. Organisasi Zionis Amerika (ZOA) menuding keputusan tersebut melanggar hukum AS karena berpotensi menggerus keunggulan militer Israel di kawasan Timur Tengah.

Trump memastikan komitmen penjualan itu saat bertemu Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), di Gedung Putih pada Selasa (18/11/2025). Padahal selama ini hanya Israel satu-satunya negara di wilayah tersebut yang mengoperasikan F-35, pesawat tempur generasi kelima buatan Lockheed Martin.

Israel Keberatan, tapi Tak Berdaya

Meski Tel Aviv tegas keberatan, Trump menyatakan Israel tidak memiliki kekuatan untuk memaksa Washington membatalkan penjualan tersebut. Dia bahkan mengungkap bahwa Israel berharap Saudi mendapat F-35 dengan spesifikasi lebih rendah daripada yang dimiliki Angkatan Udara Israel.

“Saya tahu mereka ingin Anda mendapat pesawat dengan kaliber lebih rendah. Saya rasa itu tidak membuat Anda terlalu senang,” ujar Trump kepada MBS, dikutip Anadolu, Rabu (19/11/2025).

Trump menegaskan, baik Israel maupun Saudi adalah sekutu dekat AS, dan Washington ingin keduanya berada pada “level terbaik” dalam hubungan pertahanan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut