Nah, Nama Israel Hilang di Peta Digital Baidu dan Alibaba
BEIJING, iNews.id - Kata 'Israel' hilang di platform peta dua perusahaan teknologi rakasa China, Baidu dan Alibaba. Nama Israel hilang sejak Senin (30/10/2023).
Surat kabar Amerika Serikat (AS) Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, peta wilayah Israel maupun Palestina masih ada di platform Baida. Namun kata Israel dalam bahasa Mandarin pada peta tersebut hilang. Ini kontras karena nama-nama negara di sekitar Israel ditulis dengan jelas.
Kondisi yang sama juga terjadi pada platform Amap Alibaba.
Jagad maya pun menjadi heboh dengan hilangnya kata Israel dalam peta.
Bertambah Lagi, Israel Sebut 315 Tentaranya Tewas oleh Pejuang Palestina
Koresponden WSJ di China Jonathan Cheng mengatakan, pengguna internet China mengungkapkan kebingungan karena nama 'Israel' tidak muncul di peta digital Baidu dan Alibaba.
Menurut dia, ini bertolak belakang dengan diplomasi China yang biasanya sangat sensitif terhadap peta, merujuk pada konflik wilayah dengan negara-negara tetangganya.
Wapres Ma'ruf Amin: Dunia Harus Teriakkan Hentikan Perang Palestina-Israel
Netizen lain menyebut hilangnya nama Israel dalam peta digital Baidu dan Alibaba sebagai provokasi.
"Israel dihapus dari peta Baidu hari ini... Negara-negara tetangga masih disebutkan (Lebanon, Suriah, Yordania, Mesir, dll). Jika Anda zoom Israel, nama-nama kotanya masih ada. Provokasi yang besar dari China," kata seorang pengguna X.
Kisah Warga Israel Terpaksa Ngaku Muslim saat Di-sweeping Demonstran di Bandara Dagestan Rusia
Israel menjadi sorotan internasional atas pelanggaran terang-terangan di Jalur Gaza. Demonstrasi mengecam serangan Israel ke Gaza serta dukungan terhadap Palestina marak di seluruh dunia. Bahkan dukungan tersebut bukan hanya datang dari kalangan Muslim, tapi agama lain, termasuk Yahudi di AS.
Editor: Anton Suhartono