Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Menurut Zohar, keputusan AS untuk berdamai dengan Iran berpotensi menimbulkan ketegangan baru dalam hubungan Washington dan Tel Aviv. Dia menyebut kedua negara bisa berada di jalur yang berseberangan terkait kebijakan keamanan di Timur Tengah.
“AS akan berada di jalur bentrok dengan Israel dalam waktu dekat, dan respons kami terhadap AS tidak akan otomatis. Kepentingan keamanan kami akan menentukan langkah militer,” katanya.
Pernyataan Zohar mencerminkan ketidakpuasan sebagian kalangan politik Israel terhadap kesepakatan damai AS-Iran. Sejumlah pejabat Israel khawatir perjanjian tersebut justru memberi ruang bagi Iran untuk mempertahankan kemampuan militernya tanpa menyelesaikan isu-isu yang selama ini menjadi sumber ketegangan.
Meski demikian, pemerintahan Trump tetap mempertahankan sikapnya bahwa MoU Islamabad merupakan langkah penting untuk mengakhiri konflik dan menciptakan stabilitas baru di kawasan Timur Tengah.
Perjanjian damai tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Trump dan Pezeshkian pada 17 Juni, menandai berakhirnya perang yang berlangsung lebih dari tiga bulan dan menimbulkan dampak besar bagi kawasan.
Editor: Anton Suhartono