Nah, Ajudan Trump Klaim Seluruh Minyak dari Perut Bumi Venezuela Milik AS
Venezuela menasionalisasi sektor minyaknya pada 1976 di bawah kendali perusahaan milik pemerintah, PDVSA. Kemudian, pada 2007, mendiang Presiden Hugo Chavez menasionalisasi proyek-proyek minyak asing yang tersisa di Venezuela yang secara efektif menggusur raksasa minyak AS seperti ConocoPhillips dan Exxon Mobil.
Perusahaan-perusahaan AS mengajukan gugatan hukum untuk melawan proses pengambilalihan tersebut. Pada 2014, pengadilan arbitrase Bank Dunia memerintahkan Venezuela untuk membayar Exxon Mobil 1,6 miliar dolar AS dan hingga kini proses hukumnya masih berlangsung.
AS menjatuhkan sanksi terhadap PDVSA pada 2019, saat bawah kepemimpinan Trump.
Di masa jabatan keduanya, Trump meningkatkan tekanan maksimum terhadap Venezuela, termasuk mengerahkan armada militer ke Karibia.
Trump pada Selasa (16/12/2025), mengumumkan blokade terhadap kapal tanker minyak Venezuela. Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan bahwa Venezuela telah mencuri minyak dari AS.
"Venezuela sepenuhnya dikelilingi oleh Armada terbesar yang pernah dikumpulkan dalam Sejarah Amerika Selatan," katanya.
Minggu lalu, militer AS menyita kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela, tindakan yang dikecam Karakas sebagai pembajakan internasional.
Editor: Anton Suhartono