Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pabrik Kimia di Cilegon Meledak, Asap Tebal dan Bau Menyengat Selimuti Jalan Raya
Advertisement . Scroll to see content

Monumen Kontroversial Stonehenge di AS Diledakkan Orang Tak Dikenal

Kamis, 07 Juli 2022 - 07:37:00 WIB
Monumen Kontroversial Stonehenge di AS Diledakkan Orang Tak Dikenal
Monumen Guidestones Georgia yang kontroversial atau biasa disebut Stonehenge Amerika diledakkan orang tak dikenal (Screengrab: YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Orang tak dikenal meledakkan Monumen Guidestones Georgia atau biasa disebut Stonehenge Amerika karena mirip dengan konstruksi megalitikum. Biro Penyelidikan Georgia (GBI) menangani kasus misterius ini.

Rekaman video yang diungkap GBI menunjukkan satu sedan meninggalkan monumen beberapa saat setelah ledakan terjadi. Namun sejauh ini tak ada penangkapan.

"Kantor GBI dan Sheriff Elbert County sedang menyelidiki ledakan yang menghancurkan Guidestones Georgia di dekat Elberton, GA. Informasi awal mengungkap orang tak dikenal meledakkannya dengan bahan peledak sekitar pukul 04.00 pada Rab  6 Juli," bunyi pernyataan GBI.

Ledakan menghancurkan sebagian monumen yang terbuat dari granit itu. Untuk menghindari jatuhnya korban, petugas menghancurkan sisa monumen yang ada dengan alat berat pada Rabu malam. Petugas juga meminta siapa pun yang memiliki informasi soal kasus ini untuk menghubungi.

Kumpulan batu granit setinggi sekitar 6 meter itu didirikan pada 1980 oleh kelompok tak dikenal. Batu-batu itu dibubuhi pesan dalam delapan bahasa yang menyampaikan 10 prinsip, termasuk menjaga populasi manusia di bawah 500 juta orang guna menjaga keseimbangan dengan alam, mengarahkan reproduksi sambil tetap menjaga kebugaran dan keberagaman, serta menyatukan dunia dengan bahasa baru.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut